PRFM radio on-air

Program Acara

  • 21:00 - 24:00
  • 06.00 -10.00
  • 10.00-14.00
  • 14.00-18.00
  • 18.00- 21.00

Benarkah KPK dilemahkan?

Upaya pelemahan dan penghancuran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai tampak. Dari kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, yang menyeret Antasari Azhar justru berkembang sampai ke urusan penyadapan oleh KPK. Ketua Dewan Pengurus Transparancy International on Indonesia (TII), Todung Mulya Lubis berpendapat Rivalitas penegak hukum dinilai jadi pangkal persoalan. Selama ini KPK memang menjadi ujung tombak pemberantasan korupsi di Indonesia. Apalagi indeks pemberantasan korupsi di Indonesia bisa terkerek melalui peran lembaga ini. Nah, Todung menengarai kasus Antasari menjadi celah bagi lawan-lawan KPK yang munkin saja para koruptor yang beraliansi tanpa diorganisir. Bahkan, Todung mendengar ada isu sampai hendak membubarkan KPK yang dianggap sifatnya adhoc, jadi nanti (penanganan kasus korupsi) akan dikembalikan ke kepolisian dan kejaksaan. Sekjen Transparancy International on Indonesia (TII) Teten Masduki melihat ada upaya lewat kasus Antasari untuk mendeligitimasi KPK. Dalam soal penyadapan KPK dipandang memiliki akreditasi dari Eropa, dan KPK sudah cukup akuntabel dan kredibel sehingga tidak perlu khawatir ada penyimpangan. Senada dengan pernyataan Todung sebelumnya, Teten melihat ada upaya lebih menyeramkan untuk mengganggu pemberantasan korupsi dengan menghancurkan KPK. Pelemahan dan penghancuran KPK juga diduga oleh Agung Hendarto, Direktur Eksekutif Masyarakat Transparansi Indonesia dan peneliti Indonesia Corruption Watch, Febri Diansyah. Bahkan, penghancuran terhadap KPK bukan hanya dapat dilakukan pihak luar, seperti DPR atau koruptor, tetapi juga pihak dalam KPK. Pelemahan eksistensi KPK juga ditambah lagi dengan DPR dan pemerintah yang hingga kini belum juga menyelesaikan pembahasan Rancangan Undang-Undang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (RUU Tipikor). Padahal, Mahkamah Konstitusi memberikan kesempatan hanya hingga Desember 2009. Diantara berbagai dugaan ini apakah akhirnya kita bisa menjawab pertanyaan: benarkah KPK dilemahkan?

Responses :

dedi Says:
2009-08-04
waaah gitu tokh

Nama:
Email:
Comment:

PENYIAR PRFMRADIO 107.5